698170e02e5e7.pngBanda Aceh (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten menyalurkan bantuan tunai kepada 169 kepala keluarga (KK) korban bencana banjir dan longsor di Desa Sawang dan Riseh Teungoh Kabupaten Aceh Utara, di mana masing-masing keluarga menerima sebesar Rp1,2 juta.

"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban penyintas, khususnya dalam menyambut bulan puasa,” kata Wakil Ketua PMI Provinsi Banten, Jaenudin, di Aceh Utara, Kamis.

Bantuan tunai tersebut bersumber dari kepedulian masyarakat Banten serta dukungan sejumlah perusahaan yang menitipkan melalui PMI.

“Bantuan ini adalah amanah dari masyarakat Banten dan perusahaan yang menitipkan kepeduliannya melalui PMI," ujarnya.

Jaenudin mengatakan, penyaluran bantuan tunai dilakukan berdasarkan hasil koordinasi dengan PMI Pusat, sehingga diarahkan pada pemberian bantuan langsung setelah dilakukan asesmen bersama PMI Aceh Utara terkait kebutuhan di lapangan.

"PMI Banten menugaskan sebanyak delapan orang baik dari pengurus maupun markas untuk penyaluran bantuan langsung tunai ini," katanya.

Selain itu, lanjut Jaenudin, PMI Banten juga terus memberikan berbagai layanan kemanusiaan lainnya untuk masyarakat terdampak bencana, seperti dukungan layanan kesehatan, serta promosi kebersihan dan kesehatan untuk mencegah risiko penyakit pascabencana.

PMI berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat Aceh Utara hingga proses pemulihan berjalan dengan baik, dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan solidaritas dan kepedulian kemanusiaan, terutama menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.

Salah seorang penerima, Musdinur mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada masyarakat dan PMI Banten yang sudah datang jauh-jauh datang untuk memberikan bantuan kepada mereka yang terdampak bencana.

"Terima kasih masyarakat Banten, bantuan ini kami gunakan untuk membeli bahan material dan bahan pokok sehari-hari, dan harapan saya semoga rumah kami bisa dibangunkan kembali," ujarnya.