KABAR BANTEN – Palang Merah Indonesia atau PMI Provinsi Banten mengerahkan ratusan relawan untuk membantu pengamanan arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Banten. Sebanyak 353 relawan diterjunkan dan akan berjaga di 32 pos pelayanan yang tersebar di kabupaten dan kota.

Pelepasan relawan dilakukan dalam kegiatan Apel Siaga Pengamanan Arus Mudik Lebaran 2026 di Markas PMI Provinsi Banten pada Jumat, 13 Maret 2026.

Wakil Ketua PMI Provinsi Banten Jaenudin mengatakan, para relawan akan bertugas mulai 13 hingga 26 Maret 2026 untuk memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Provinsi Banten.

“Pada pagi ini kami melaksanakan apel siaga sebagai bentuk persiapan dan pengecekan kelengkapan pengamanan arus mudik 2026. Ada sekitar 160 relawan dari kabupaten dan kota di Banten yang mengikuti apel,” ujarnya kepada Kabar Banten.

Menurut Jaenudin, PMI Banten telah melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari, termasuk koordinasi dengan PMI kabupaten/kota, dinas kesehatan, serta pemerintah daerah guna memastikan pelayanan bagi pemudik berjalan optimal.

 secara keslkuruhan, PMI banten menyiapkan 353 personil relawan, yang akan bertugas di berbagai titik pos pelayanan selama periode mudik.

Selain personil, PMI Bantenjuga menyiapkan 13 unit ambulans, 12 mobil operasional, serta satu mobil jenazah yang akan ditempatkan di sejumlah titik strategis di walayah Banten. "Kita menyiapkan ambulans lengkap dengan kru yang terdiri dari tenaga medis. jadi bukan hanya  kendaraan, tetapi juga petugas kesehatan yang siap memeberikan pertolongan pertama bagi pemudik." katanya.

ia menjelaskan, para relawan akan mulai berjaga di pos-pos pelayanana sejak 13 maret 2026. Lokasi pos telah ditentukan di berbagai titik yang dinilai rawan kepadatan arus mudk serta jalur utama mudik.

Selain pelayanan kesehatan darurat, PMI juga memastikan ketersediaan stok darah selama masa arus mudik lebaran dalam kondisi aman, Khususnya di Unit Donor Darah (UDD) PMI di setip kabupaten dan kota di Banten.

Jaenudin juga meyampaikan apresiasi kepada para relawan PMI ynag bersedia bertugas selama Lebaran, bahkan harus menunda mudik demi menjalankan misi kemanusiaan.

"Kami sangat mengapresiasi para relawan yang bertugas di posko lebarn, mereka rela tidak mudik lebih dulu karena menjalankan tugas kemanusiaan. Biasanya mereka baru mudik setelah tugas selesai". Ujarnya

Ia menambahkna, para relawan PM Banten berasal dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari pekerja industri, pegawai pemerintahan, hingga masyarakat umum yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kegiata kamnusiaan.