Serang, 27 Juli 2026 – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten menyelenggarakan Workshop Monitoring dan Evaluasi pada Senin (27/7) di Pusat Pendidikan dan Pelatihan PMI Provinsi Banten. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan PMI Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten serta perwakilan dari PMI Provinsi Banten dengan jumlah peserta sebanyak 26 orang.
Workshop ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia PMI dalam pelaksanaan monitoring dan evaluasi program, sehingga mampu menghasilkan sistem pengelolaan program yang lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep dasar monitoring dan evaluasi, meningkatkan kemampuan teknis dalam pelaksanaan monitoring dan evaluasi kegiatan, meningkatkan kualitas pelaporan program dan kegiatan PMI, serta mendorong terciptanya sistem monitoring dan evaluasi yang efektif dan berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan mengacu pada berbagai landasan hukum dan kebijakan organisasi, yaitu **Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan, Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2019 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Perhimpunan Palang Merah Indonesia Tahun 2024–2030, Pokok-Pokok Kebijakan dan Rencana Strategis PMI Tahun 2024–2030, Pokok-Pokok Kebijakan dan Rencana Strategis PMI Provinsi Banten Tahun 2023–2027, serta Program Kerja Bidang Organisasi PMI Provinsi Banten Tahun 2026.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua PMI Provinsi Banten, Bapak Jaenudin, S.H., M.Si, dan turut dihadiri oleh Pengurus Bidang Organisasi dan Informasi Komunikasi (Infokom) PMI Provinsi Banten. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari siklus manajemen program. Melalui monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan secara sistematis, PMI diharapkan mampu meningkatkan akuntabilitas, efektivitas program, serta kualitas pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.
Workshop menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu Embay Bahriyah, S.Ag., M.Si, selaku Kepala Markas PMI Provinsi Banten, yang menyampaikan materi Pengantar PMER, serta Deasy Sujatiningrani, yang memaparkan materi Konsep Dasar Monitoring dan Evaluasi dan Manajemen Berbasis Hasil (Results-Based Management). Kedua materi tersebut memberikan pemahaman komprehensif mengenai pentingnya perencanaan, pelaksanaan, pengukuran, hingga pelaporan program secara sistematis guna mendukung pencapaian tujuan organisasi.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi yang berlangsung secara interaktif. Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif mengajukan pertanyaan, menyampaikan pengalaman, serta berdiskusi mengenai tantangan pelaksanaan monitoring dan evaluasi di masing-masing PMI Kabupaten/Kota. Interaksi tersebut menjadi ruang berbagi praktik baik sekaligus memperkuat pemahaman peserta terhadap penerapan monitoring dan evaluasi di lingkungan PMI.
Melalui Workshop Monitoring dan Evaluasi ini, PMI Provinsi Banten berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pelaksanaan program di wilayah masing-masing. Dengan sistem monitoring dan evaluasi yang semakin baik, diharapkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, serta pengambilan keputusan dalam setiap program kemanusiaan PMI dapat terus ditingkatkan demi memberikan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berdampak bagi masyarakat.